Skip to main content

DITEGUR USTADZ, TERNYATA SENDAL KYAI

Ditegur Ustadz, Ternyata Sandal Kiai
Gambar ilustrasi
Seperti biasa, selepas salat subuh, Amri mengikuti pengajian kitab yang dilaksanakan di masjid pesantrennya. Suatu pagi ia sangat ngantuk hingga baru beberapa menit pengajian dimulai, ia tertidur lelap. 
Amri terbangun ketika rekan-rekannya mulai beranjak dari tempat mereka mengaji, walau dengan mata yang masih terasa berat, akhirnya dia bergegas keluar dari masjid.
Sepulang dari masjid, Amri tidak langsung ke kamarnya, tetapi masih mencari makanan untuk sarapan. Dia merasa ada sesutu yang tidak beres saat tiba di depan kamar, karena di sana sudah ada salah seorang pengurus pondok yang sedang menunggunya.
Benar saja, ketika Amri berada tepat di hadapannya, sang pengurus langsung menyapanya.
“Amri..., sandalnya..” sambil menunjuk ke arah kaki Amri.
Amri tersentak, kemudian menatap sandal yang  ia pakai, lalu secara reflek melepaskan sandal itu sembari berucap,
“Astaghfirullah....., maaf Ustadz saya nggak sengaja ....”
Amri belum sempat menyelesaikan kalimatnya karena keburu dipotong oleh sang pengurus,
“Ya..nggak apa-apa Amri, pak Kiai sudah mengikhlaskannya kok....”
“Haah.... sandal pak Kiai...,Ya Allah....Astaghfirullah..., maafkan Amri Kiai....”
Ketika itu pula keringat dingin terasa mengalir di sekujur tubuh Amri. Mungkin akibat kesadarannya yang masih belum sempurna, sehingga ketika turun dari masjid tadi, Amri tidak menyadari sandal siapa yang ia pakai, padahal sandalnya sendiri berada di samping masjid.

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Kisah singkat sunan gunung jati

SUNAN GUNUNG JATI Banyak kisah tak masuk akal yang dikaitkan denganSunan Gunung Jati. Diantaranya adalah bahwa ia pernah mengalami perjalanan spiritual seperti Isra’ Mi’raj, lalu bertemu Rasulullah SAW, bertemu Nabi Khidir, dan menerima wasiat Nabi Sulaeman. (BabadCirebon Naskah Klayan hal.xxii).Semua itu hanya mengisyaratkan kekaguman masyarakat masa itu pada Sunan Gunung Jati. Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah diperkirakan lahir sekitar tahun 1448 M. Ibunya adalah Nyai Rara Santang, putri dari raja Pajajaran Raden Manah Rarasa. Sedangkan ayahnya adalah Sultan Syarif Abdullah Maulana Huda, pembesar Mesir keturunan Bani Hasyim dari Palestina.Syarif Hidayatullah mendalami ilmu agama sejak berusia 14 tahun dari para ulama Mesir. Ia sempat berkelana ke berbagai negara. Menyusul berdirinya Kesultanan Bintoro Demak, dan atas restu kalanganulama lain, ia mendirikan Kasultanan Cirebon yang juga dikenal sebagai Kasultanan Pakungwati.Dengan demikian, Sunan Gunung Jati adal...

subhanallah!!! pria ini masuk islam karna filmnya sendiri yang menghina islam

Islam merupakan agama yang memiliki jumlah umat yang sangat besar yang menyebar diseluruh dunia dan banyak kisah penghina Islam yang jadi mualaf dengan keinginannya sendiri. Mualaf adalah sebutan bagi seseorang yang berpindah dari agamanya dan kemudian memeluk agama Islam. Banyak diantara mualaf adalah seorang yang awalnya meremehkan bahkan menghina ajaran Islam. Siapakah dia? Bagaimanakah kisahnya? Inilah Kisah Penghina Islam yang Jadi Mualaf Ada satu cerita menarik dari mualaf satu ini, awalnya dia adalah seorang yang menghina Islam secara terang-terangan dan bahkan membuat sebuah film yang berisi tentang penghinaan terhadap agama Islam. Namun ternyata ada kala penghina Islam menjadi mualaf dan berhaji untuk menyempurnakan rukun Islam yang kelima sebagai seorang muslim. Siapakah mualaf tersebut? dia adalah Van Doorn Produser film “Fitna”. Berikut kronologi cerita dari penghina Islam Van Doorn yang berakhir menjadi mualaf: 1. Arnoud Van Door...

BIOGRAFI KY.RADEN SANTRI MAGELANG,GUNUNG PRING,MUNTILAN

Raden Santri   adalah putra Kyai Ageng Pemanahan yang masih keturunan Prabu Brawijaya Majapahit. Beliau bergelar Pangeran Singasari. Namun memakai nama samaran Raden Santri dalam usahanya menyebarkan agama Islam. Dalam usahanya menyebarkan agama Islam, banyak kejadian-kejadian luar biasa terkait kewaliannya untuk mengenalkan wujud kebesaran Alloh SWT. Seperti pada saat Mbah Raden bertemu dengan peduduk sebuah dusun yang belum mengerjakan salat. Dusun tersebut sangat tandus dan kering. Kemudian Mbah Raden mengajarkan mereka salat pada mereka dan ketika akan mengambil air wudhu tak menemukan air. Kemudian Mbah Raden berdoa memohon kepada Alloh untuk diberikan air, maka seketika itu pula terjadilah mata air yang memancarkan air yang sangat jernih, kemudian dijadikan sendang. Anehnya hingga saat ini tidak pernah kering walaupun di musim kemarau sekalipun. Keutamaan lain dari Mbah Raden yaitu membangun mushalla di pinggir sungai Blongkeng untuk menangkal banjir. Ternyata dengan ...